Dinginya Pagi di Danau Situ Cikalapa Cipendeuy Surade, Keren.
Lokawisata, tempat wisata atau objek wisata adalah sebuah tempat rekreasi/tempat berwisata. Objek wisata dapat berupa objek wisata alam seperti gunung, danau, sungai, pantai, laut, atau berupa objek wisata bangunan seperti museum, benteng, situs peninggalan sejarah, dll.
Danau ini dikenal juga dengan nama Situ Habibi yang mengacu pada nama pemilik lahan tersebut yaitu Haji Habibi. Oleh Habibi, lahan di sekitar Situ Cikalapa diwariskan kepada anak-anaknya. Kalangan tertentu di Surade lebih suka menyebutnya Situ Habibi.
Letak Situ Cikalapa tidak jauh dari Pantai Ratu Mandala, Pantai Cicaladi, dan Pantai Minajaya. Dari tempat yang agak tinggi di sekitar danau, pemandangan lepas ke arah selatan menampilkan kegagahan Samudera Indonesia dengan ombaknya yang begulung-gulung ke tepi pantai. Gerakan buih di atas ombak biru terlihat dengan jelas dari Situ Cikalapa.
Dari arah danau ke pinggir pantai hanya terhalang oleh hutan tipis dengan panjang kurang dari 1 kilometer. Relatif sangat dekat. Hutan ini merupakan bagian dari wilayah Desa Cipeundeuy yang berbatasan dengan laut. Ada empat desa di Kecamatan Surade yang wilayahnya bersentuhan dengan Samudera Indonesia yaitu Pasiripis paling barat, Buniwangi kedua dari barat, Cipeundeuy kedua dari timur, dan Desa Sukatani yang terletak paling timur.
Karena lingkungannya yang alami, Situ Cikalapa dihuni berbagai jenis burung dan satwa lain. Sepanjang hari sejak pagi buta sampai menjelang petang, suara-suara burung tidak putus berkicau untuk menyemarakkan suasana di lingkungan danau. Kehadiran suara burung ini menjadikan lingkungan terasa lebih damai dan seperti berada di tengah masa kejayaan alam yang lestari dan alami.
Setiap saat air di permukaan selalu beriak membentuk gelombang kecil yang menambah keindahan danau dan sekitarnya. Kadang-kadang sekelompok ikan mengapung untuk mengambil oksigen dari udara bebas. Para pemancing sangat bersuka cita melihat kehadiran ikan-ikan tersebut.
Sayangnya Situ Cikalapa belum disentuh penataan untuk mendukung kemajuan pariwisata di tempat tersebut. Fasilitasnya belum lengkap, hanya ada satu dua perahu kayuh yang dapat digunakan oleh para pengunjung. Jalan menuju danau ini harus diperbaiki agar pengunjung tidak terganggu perjalanannya.
Dan masih banyak pengunjung yang meninggalkan sampah, jadi belum terurus/belum di kelola. Hanya saja warga lokalyang sering mencari ikan dan petani kelapa untuk dijadikan gula merah.
Terakhir kalian bisa Camping dan bisa berfoto, bertamasya bersama keluarga. Saya tunggu untuk kalian yang ingin berwisata di situ Habibi. Terimakasih.
